Memilih jurnal yang tepat adalah separuh dari keberhasilan publikasi. Sayangnya, tidak sedikit penulis yang tergiur klaim “jurnal Sinta 2” tanpa memverifikasinya. Agar tidak salah langkah, Anda perlu mengetahui kriteria apa saja yang membuat sebuah jurnal layak berada di peringkat tersebut. Pemahaman ini juga berguna ketika Anda menyiapkan naskah untuk publikasi jurnal Sinta 2 karena Anda jadi tahu standar apa yang akan dipakai editor dan reviewer.
Akreditasi Jurnal Ilmiah Nasional
Akreditasi jurnal dilakukan melalui sistem penilaian nasional yang menilai kualitas pengelolaan dan substansi artikel. Hasilnya dipetakan ke dalam peringkat Sinta 1 sampai Sinta 6. Jurnal yang lolos akan tercantum di laman SINTA lengkap dengan skor dan masa berlaku akreditasinya. Karena masa berlaku terbatas, status sebuah jurnal bisa naik, turun, atau habis, sehingga pengecekan ulang sebelum mengirim naskah sangat dianjurkan.
Kriteria Utama Penilaian
Secara umum, penilaian mencakup beberapa aspek berikut.
1. Penamaan dan kelembagaan. Jurnal harus memiliki identitas jelas, ISSN, penerbit yang terdaftar, dan alamat kontak yang dapat dihubungi. Nama jurnal yang konsisten dan tidak menyesatkan menjadi syarat dasar.
2. Kelembagaan pengelola dan dewan editorial. Dewan editor sebaiknya terdiri dari pakar sesuai bidang, dari beragam institusi, dan aktif secara ilmiah. Jurnal yang dewan editornya hanya berasal dari satu lingkungan sempit biasanya dinilai kurang baik.
3. Mekanisme telaah sejawat. Proses peer review harus jelas, terdokumentasi, dan dijalankan oleh mitra bestari yang kompeten. Idealnya menggunakan sistem manajemen jurnal daring sehingga alurnya dapat ditelusuri.
4. Kualitas substansi artikel. Artikel dinilai dari kebaruan, kontribusi ilmiah, ketepatan metodologi, dan kesesuaian dengan cakupan jurnal.
5. Kebahasaan dan gaya selingkung. Jurnal harus konsisten dalam tata tulis, format sitasi, dan penggunaan bahasa yang baik dan benar.
6. Regularitas terbit. Jurnal yang terbit tepat waktu sesuai frekuensi yang dijanjikan mendapat nilai lebih. Keterlambatan berulang menurunkan kredibilitas.
7. Sebaran penulis dan dampak. Jurnal yang baik menerbitkan penulis dari berbagai institusi, tidak hanya dari lingkungan internal. Sitasi yang diterima artikelnya turut menentukan nilai dampak.
Perbedaan Sinta 2 dengan Peringkat Lain
Sinta 1 biasanya dihuni jurnal dengan reputasi paling matang dan tingkat penerimaan sangat selektif. Sinta 2 sedikit di bawahnya, dengan tata kelola dan dampak yang sudah kuat. Sinta 3 dan seterusnya masih dalam tahap pengembangan kualitas. Perbedaan ini tidak berarti jurnal peringkat lebih rendah buruk, melainkan mencerminkan kematangan pengelolaan dan pengaruh ilmiahnya.
Cara Memverifikasi Status Jurnal
Jangan hanya percaya pada informasi di situs jurnal atau iklan pihak ketiga. Lakukan pengecekan sendiri: cari nama jurnal di laman SINTA, periksa peringkat, tahun akreditasi, dan masa berlakunya. Cocokkan ISSN dengan yang tertera di situs jurnal. Jika ada ketidaksesuaian, berhati-hatilah.
Ciri Jurnal Mencurigakan
Waspadai jurnal yang menjanjikan penerbitan sangat cepat, hanya dalam hitungan hari, tanpa proses telaah yang jelas. Curigai pula jurnal dengan biaya yang tidak transparan, dewan editor fiktif, situs yang tidak profesional, atau klaim indeksasi yang tidak dapat diverifikasi. Menerbitkan artikel di jurnal semacam itu berisiko merugikan reputasi Anda.
Menyesuaikan Naskah dengan Kriteria Jurnal
Setelah memahami kriteria di atas, Anda bisa menyusun naskah yang lebih selaras. Pastikan kontribusi penelitian terlihat jelas sejak pendahuluan. Uraikan metode secara terperinci agar dapat direplikasi. Gunakan referensi mutakhir, idealnya lima tahun terakhir, dan didominasi sumber primer seperti artikel jurnal. Jaga konsistensi format sitasi menggunakan aplikasi manajemen referensi.
Penutup
Memahami kriteria jurnal Sinta 2 membantu Anda memilih target publikasi dengan cerdas dan menghindari jurnal abal-abal. Luangkan waktu memverifikasi status jurnal, mempelajari pedoman penulis, dan menyesuaikan naskah dengan standar yang berlaku. Investasi kecil di tahap awal ini bisa menghemat berbulan-bulan waktu dan tenaga.